Perbedaan yang kedua dari Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) dengan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) adalah penulisan huruf kapital untuk nama orang. Pada EBI, aturan penulisan huruf kapital untuk nama orang lebih detail dibandingkan dengan EYD. Aturan penulisan nama julukan dan kata yang bermakna ‘anak dari’ sudah tercantum dalam EBI. Aturan tersebut bisa dicermati dalam uraian berikut.
F. 2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang,
termasuk julukan.
Misalnya:
Amir Hamzah
Dewi Sartika
Halim Perdanakusumah
Wage Rudolf Supratman
Jenderal
Kancil
Dewa
Pedang
Alessandro Volta
Andre-Marie Ampere
Mujair
Rudolf Diesel
Seperti
terlihat dalam contoh nama: Jenderal
Kancil dan Dewa Pedang,
huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama julukan. Contoh
penggunaan dalam kalimat adalah sebagai berikut.
(a)
Para pejuang lebih menurut pada
perintah Jenderal Kancil.
(b)
Karena kemampuannya menggunakan pedang,
ia lebih sering dipanggil dengan Dewa Pedang.
Selain
nama julukan, pada bagian ketentuan penulisan nama orang ini, juga dilengkapi
dengan Catatan tambahan sebagai
berikut.
(1) Huruf
kapital tidak dipakai sebagai huruf
pertama nama orang yang merupakan nama jenis atau satuan ukuran.
Misalnya:
ikan
mujair
mesin
diesel
5
ampere
10
volt
Kata
mujair sebagai nama jenis ikan dan diesel, ampere, volt sebagai
satuan ukuran ditulis dengan huruf kecil.
(2) Huruf
kapital tidak dipakai untuk menuliskan huruf pertama kata yang bermakna ‘anak
dari’, seperti bin, binti, boru, dan van, atau huruf
pertama kata tugas.
Misalnya:
Abdul
Rahman bin Zaini
Siti
Fatimah binti Salim
Indani
boru Sitanggang
Charles
Adriaan van Ophuijsen
Ayam
Jantan dari Timur
Mutiara
dari Selatan
Ketentuan
penulisan kata yang bermakna ‘anak dari’ ini sebelumnya tidak diatur dalam EYD.
Sekarang menjadi lebih jelas bagi kita bagaimana aturan penulisannya, yaitu ditulis
dengan huruf kecil.
Demikian perbedaan yang kedua dari
Ejaan Bahasa Indonesia dengan Ejaan yang Disempurnakan.
http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/sites/default/files/pedoman_umum-ejaan_yang_disempurnakan.pdf

